my




Ini dia, blog yang menyediakan semua info yang kamu butuhkan.

Masyarakat Dayak Tersinggung Pernyataan Seseorang di Debat Eyang Subur

Masyarakat Dayak Tersinggung Pernyataan Seseorang di Debat Eyang Subur




Dilansir dari koran harian Tabengan, Palangkaraya.
Warukin.blogspot.com - “Jangan teriak-teriak ya, Anda bukan Dayak!” ujar Ferry dengan suara keras kepada pendukung Eyang Subur dalam acara debat salah satu TV swasta nasional, Senin (15/4) malam.

Akibat ucapan mantan murid Eyang Subur ini, berbagai elemen masyarakat, terutama suku Dayak secara nasional terusik. “Kami memberi waktu 3 kali 24 jam agar Ferry meminta maaf, atau akan ada tindakan hukum negara dan hukum adat!” tegas Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng Sabran Achmad, Selasa (16/4).

“Ucapan Ferry sangat melukai perasaan warga Dayak yang disamakan dengan hal yang tidak baik,” tambah Sabran.

Tidak cukup dengan minta maaf melalui media, Ferry juga harus datang ke Kalimantan untuk menyampaikannya secara langsung. “Kami sedang mencari alamat rumahnya agar dapat menemuinya,” ungkap Sabran.

Sejumlah tokoh adat dan masyarakat dari berbagai daerah segera mengadakan pertemuan di rumah Sabran di Jalan Pierre Tendean, tidak lama usai berita tersebar. Terlihat utusan organisasi Gerakan Pemuda Dayak Indonesia (GPDI), Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad), Ikrar-Madani dan KMI-KK.

Yansen A Binti yang merupakan tokoh GPDI Kalteng menyatakan keberatan dengan ucapan Ferry yang mengkonotasikan berteriak membuat kegaduhan dengan Dayak. Menurut Yansen, suku Dayak tidak punya hubungan atau perselisihan dengan kedua belah pihak yang terlibat perdebatan.

Berbagai organisasi adat dan masyarakat melalui DAD Kalteng memutuskan melayangkan somasi kepada Ferry. Mereka meminta mantan murid Eyang Subur ini mencabut kata-katanya melalui media elektronik dan cetak secara nasional. Dalam waktu 3 hari usai pertemuan, isi surat somasi agar dilaksanakan atau akan ada konsekuensi hukum positif negara dan adat.

Tidak hanya DAD Kalteng, ujar Sabran, DAD Kalimantan Barat juga sedang merapatkan barisan untuk melakukan langkah serupa. “Jangan coba-coba menyangkutkan Dayak dengan hal yang tidak baik,” ujar Sabran menutup pembicaraan.

Akibat ucapan Ferry, masyarakat Dayak di dalam dan luar Kalimantan sangat terluka, sehingga memintanya menarik ucapan tersebut dan meminta maaf. Pertemuan kali ini dihadiri Yansen A Binti, Demus SK Penyang, WEG Djohan, Demud Anggen, Yandrison BN, Lalang Kamis, Sipet Masal, Apri Russadi, Dagut H Dj, Dehen MH, Ewaldianson, dan  Sawung. Berbagai kalangan lain juga menyampaikan dukungan secara langsung maupun tidak langsung pada pertemuan tersebut.

Creatif By : Unknown | Tempat Berbagi

Terima Kasih telah membaca artikel Masyarakat Dayak Tersinggung Pernyataan Seseorang di Debat Eyang Subur. Yang ditulis oleh Unknown .Pada hari Selasa, 16 April 2013. Jika anda ingin sebarluaskan artikel ini, mohon sertakan sumber link asli. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Terima kasih


Artikel Terkait:


Di posting oleh : Unknown , Update pada : Selasa, April 16, 2013 | ► 0 komentar

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima Kasih Sobat Sudah:

1. Berkomentar Dengan Sopan
2. Tidak Memasukkan Link Aktif Dalam Form Komentar
3. Berkomentar Sesuai Artikel/Postingan
4. Berilah Informasi Kepada Admin Jika ada script yang Sudah tidak berfungsi
5. komentar Jorok/kasar /berbau Sara/Porno /saya anggap sebagai SPAM
6. Tidak Mengcopy paste artikel ini ( Ingat Bahaya Copy paste )

Demikian harap di maklumi .

  • our skills

  • Blogspot Design
  • Blogspot Tutorial
  • Web Design
  • Logo Design
  • Poster Design
  • Banner Design
  • Design Grafis
  • Video Editing
  • Fotograph
  • video shoting
  • Tatto Design
  • Air Brus Design
  • Photoshop
  • Coreldraw
  • Macromedia Dreamweaver
  • Donate

  • bri-logo
  • bni-logo
  • Bca-logo
  • Mandiri-logo
  • Paypal-logo
hubungi sayalink exchangeDiskusi